rss
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites

Senin, 02 Februari 2015

AU PAIR






EROPA. Apa yang temen-temen pikirin kalo denger kara EROPA? Paris? Menara eifel? Jerman? Club sepak bola? Belanda? Kincir angin? Swiss? Polandia? Ato temen-temen ada yang punya mimpi pengen sekolah di EROPA, punya temen-temen bule kaya yang di film-film, ingin merasakan salju? seperti apa yang aku impikan juga? Tapi temen-temen ngerasa minder sama bahasa inggris yang tamen-temen bisa, bingung gimana cara sampe ke sana karna budget yang ga memungkinkan? Itu juga hal yang sama, yang aku pikirin. Tapi.... Don’t worry be happy temen-temen. Everything gonna be okay :D


Ada banyak jalan menuju eropa, mungkin temen-temen ada yang kuliahnya di jurusan bahasa, ato sebagai traveler, ato bolang-er seperti aku? Pasti ga asing kalo denger kata AU-PAIR kan? Atau baru pertama denger? Ga apa-apa wajar. Tanpa berbasa-basi lagi yuk, kita kupas (bawang emangnya? Wkwk). Apa itu AU PAIR?

Program Au-pair sendiri merupakan program bagi anak muda, wanita, maupun pria, yang biasanya berusia 18-24 yang berkeinginan kuat untuk belajar bahasa dan budaya di negara tujuan, seluruh dunia. Para Au-pair nantinya akan tinggal bersama keluarga tamu / Host Family di negara tersebut. Karena biaya hidup sudah ditanggung, otomatis Au-pair juga harus membantu keluarga tersebut, seperti menemani anaknya bermain dan melakukan sedikit pekerjaan rumah tangga. Au-pair berbeda dengan seorang Babysitter, karena seorang Au-pair hanya bekerja maksimal delapan jam perhari. Di sana mereka juga berkesempatan  untuk mengikuti kursus bahasa dan juga mendapat uang saku bulanan dari Host Family. Au-pair juga diberi hak libur minimal satu hari dalam seminggu dan diperbolehkan jalan-jalan lintas negara. Lalu bagaimana sesorang bisa mengikuti Au-pair? Ada beberapa cara, diantaranya lewat agen atau individu mencari sendiri. Hal pertama yang harus dilakukan adalah berusaha menemukan family. Setelah menemukan, segeralah menghubungi mereka. Biasanya hubungan dilakukan via email. Kalau bukan dari Agen, seseorang bisa membuka situs Au-pair resmi seperti website http://www.aupair-world.net/ 
Untuk keberangkatan, ada hal yang harus diperhatikan untuk membuat Visa. Yang krusial adalah surat kontrak dan surat undangan keberangkatan dari keluarga tujuan. Kalau ingin ke Jerman, selain itu juga dibutuhkan sertifikat A1 dari Goethe Institut. Yang pasti juga persiapkan mental, sering bertanya juga pada orang yang sudah berpengalaman. Tapi ga usah khawatir ada beberapa negara yang syaratnya harus bisa bahasa Inggris doang kok J
Nah, apakah Anda berminat? Jika ya, silahkan mencari infonya sedini mungkin supaya persiapan lebih matang. Jangan lupa, pastikan waktu keberangkatan Anda. Selagi kuliah kemudian mengambil cuti atau menanti lulus. Semua keputusan ada di tangan Anda. Selamat mencoba. Salam bolang.

Posting Komentar